KATA-KATA BIJAK DAN MOTIVASI

Jumat, 13 Mei 2016

MENGENAL SOSOK CANDRA HAMZAH, CALON KETUA ILUNI UI 2016 & MANTAN KOMISIONER KPK, MELALUI TULISAN DAN TANDA TANGANNYA


                Mengenal diri kita sendiri merupakan hal yang sangat penting bagi kita. Lao Tze mengatakan : “Kenalilah diri anda sendiri maka anda akan memenangkan semua pertempuran”. Sebuah pepatah Spanyol mengatakan bahwa “mengenal diri merupakan awal perbaikan diri”.  Dan Imam Ali Ridho mengatakan : “mengenal diri adalah nalar tertinggi.”
                Selain mengenal diri kita sendiri, mengenal diri orang lain juga merupakan hal yang sangat penting bagi kita. Mengenal diri orang lain merupakan langkah utama untuk membangun komunikasi yang efektif dengan orang lain tersebut.
                Mengenal diri orang lain akan menjadi hal yang jauh lebih penting lagi dalam konteks mencari pemimpin yang akan memimpin di mana kita berada dalamnya, misalnya memilih pemimpin negara, memilih pemimpin daerah atau gurbernur, dan lain sebagainya.
                Salah satu metode untuk mengenal diri, baik diri sendiri maupun orang lain, adalah melalui tulisan dan tanda tangannya. Metode ini disebut grafologi yang secara singkat dapat kita definisikan sebagai ilmu tentang tulisan dan tanda tangan serta asesoris yang menyertainya.
                Dalam tulisan kali ini, saya akan menganalisa tulisan dan tanda tangan Chandra Hamzah. Mengapa saya angkat tulisan dan tanda tangannya Chandra Hamzah kali ini ?
                Tulisan ini saya angkat agar rekan-rekan sesama alumni Universitas Indonesia lebih dapat lebih mengenal calon ketua Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI). Saya berharap saya juga dapat memperoleh tulisan dan atau tanda tangan dari calon-calon ketua ILUNI lainnya. Adapun calon-calon ketua ILUNI UI yang ada berdasarkan nomor urut adalah :  1. Ivan Ahda,  2. Arief B. Handono,  3. Faldo Maldini,  4. Moeldoko,  5. Chandra M. Hamzah,  6. Fahri Hamzah.
                Dalam postingan ini, saya hanya akan mengangkat beberapa aspek utama dalam menganalisa tulisan dan tanda tangan Chandra Hamzah.
                Mengapa hanya beberapa aspek saja yang diangkat ?
                Pertama, aspek utama ini dapat dengan mudah dilihat oleh setiap orang. Dan ketika saya menyampaikan penjelasan mengenai aspek ini, hal ini juga langsung dapat dijadikan sebagai bahan atau metode untuk mengenal secara otomatis calon-calon lainnya.
                Kedua, aspek utama ini merupakan aspek-aspek yang sulit sekali dilakukan sebuah upaya manipulatif. Artinya, seandainya pun calon-calon yang lain membaca tulisan ini, mereka sulit untuk melakukan sebuah rekayasa sehingga berusaha mengubah tulisan dan tanda tangannya demi memperoleh penilaian yang baik.
Ketiga, tentunya jika ingin mengetahui secara lebih terperinci dapat mengikuti pelatihan grafologi yang kami selenggarakan, setidak-tidaknya membeli buku karya kami “The Power of Signature : Mengenal dan Mengubah Diri melalui Tanda Tangan” J #sekalianpromosi
                Namun demikian, dalam pembahasan tiap aspek utama ini sedapat mungkin saya akan sertakan juga sedikit analisa dari aspek lainnya.
                Baiklah, di bawah ini adalah aspek-aspek utama yang saya sertakan untuk menganalisa tulisan dan tanda tangan Chandra Hamzah serta analisanya :
1.       Kejelasan tanda tangan
Mengenai kejelasan tanda tangan, saya telah menjelaskannya dengan cukup panjang dalam buku yang saya tulis yang berjudul : “The Power of Signature : Mengenal dan Mengubah Diri melalui Tanda Tangan” pada halaman 60 – 65.
Dalam hal kejelasan tanda tangan, secara umum kita dapat membagi tanda tangan menjadi 2, yaitu : “tanda tangan jelas” dan “tanda tangan tidak jelas”. Yang dimaksud dengan tanda tangan jelas adalah tanda tangan berupa nama. Sedangkan tanda tangan tidak jelas tanda tangan yang bukan berupa nama.
Tanda tangan Chandra Hamzah termasuk tanda tangan jelas. Secara umum, tanda tangan yang jelas menunjukkan inetgritas yang tinggi, rasa percaya diri yang baik, nyaman dengan dirinya sendiri, bersifat terbuka (open minded) dan mudah cara berpikirnya. Tanda tangan yang jelas menunjukkan kejelasan si pemiliknya dan keselarasan antara pikiran dengan tindakannya.
Tanda tangan yang jelas itu sendiri dapat dibagi menjadi 2, yaitu : “tanda tangan dengan gaya penulisan yang sama dengan tulisan tangan si penulis pada umumnya” dan “tanda tangan dengan gaya penulisan yang berbeda dengan tulisan tangan si penulis pada umumnya”.
Tulisan tangan Chandra Hamzah tergolong pada tanda tangan jelas dengan gaya penulisan yang sama dengan tulisan tangannya. Tanda tangan seperti ini menunjukkan gambaran apapun yang kita dapatkan tentang orang tersebut merupakan gambaran asli tentang orang tersebut di manapun dia berada. Dia adalah orang yang sama, baik di kantor, di depan publik, maupun di rumah.
Banyak orang memiliki nama lebih dari satu kata atau nama. Oleh karena itu,tanda tangan jelas juga dapat dibagi menjadi 2, yaitu : “tanda tangan jelas dengan nama lengkap” dan “tanda tangan jelas dengan nama tidak lengkap”. Tanda tangan Chandra Hamzah tergolong tanda tangan jelas dengan nama lengkap menunjukkan pemiliknya memilki integritas yang sangat tinggi, baik hati, dan dapat menyesuaikan diri dengan suasana apa saja dan siapa saja yang mereka temui. Inilah yang membuat Chandra Hamzah dapat mudah dekat dengan siapa saja. Dan jika dilihat dari posisi tanda tangannya yang dekat dengan baris terakhir tulisan tangannya, Chandra Hamzah adalah orang yang dekat dan tidak menarik jarak dengan sosial atau orang lain.

2.       Bentuk tulisan,  zona tulisan, tekanan tulisan dan kemiringan tulisan.
Bentuk tulisan Chandra Hamzah yang dominan berbentuk angular, zona tulisannya yang cenderung berada pada zona bawah, tekanan tulisannya yang kuat dan kemiringan tulisannya yang cenderung tegak menunjukkan bahwa tipe kepribadian dominan dari Chandra Hamzah adalah kolerik.
Tipe kepribadian koleris adalah orang-orang yang suka tantangan dan mempunyai jiwa kepemimpinan yang kuat. Orang dengan tipe kepribadian koleris yang dominan adalah orang-orang yang senantiasa siap dengan tantangan dan perubahan, mandiri, penuh energi atau vitalitas dan fokus pada tujuan.
Memang pada umumnya, orang koleris adalah orang-orang yang tidak sabaran, namun jika melihat tanda tangannya yang tergolong tanda tangan jelas dengan nama lengkap dan sesuai dengan gaya tulisan tangannya, maka Chandra Hamzah bukan termasuk orang yang tidak sabaran dalam artian negatif. Sebagaimana orang kolerik umumnya, Chandra Hamzah cenderung mencari solusi yang sifatnya praktis dan cepat.

3.       Garis di bawah tanda tangan
Mengenai garis di bawah tanda tangan, saya juga menjelaskannya cukup panjang dalam buku yang saya tulis, “The Power of Signature : Mengenal dan Mengubah Diri melalui Tanda Tangan” halaman 65 – 69. Secara umum, dilihat dari garis di bawah tanda tangan, tanda tangan dapat dibagi menjadi 2, yaitu “tanda tangan dengan garis di bawah tanda tangan” dan “tanda tangan tanpa garis di bawah tanda tangan”.
Dalam menganalisa garis di bawah tanda tangan, ada banyak hal yang perlu diperhatikan, seperti : tekanan garis, posisi garis dalam tanda  tangan, baseline,  panjangnya relatif terhadap tanda tangannya dan jumlah garis di bawah tanda tangan.
Tanda tangan Chandra Hamzah termasuk tanda tangan dengan satu garis di bawah tanda tangan dengan tekanan garis yang kuat, posisinya yang di tengah, baselinenya yang menaik dan panjangnya yang relatif sedang dibandingkan tanda tangannya. Hal ini semakin mempertegas bahwa ia memang memiliki tipe kepribadian dominan koleris dan memiliki jiwa kepemimpinan yang baik. Selain itu, ini menunjukkan bahwa ia adalah seorang yang optimis dan memiliki kontrol diri yang cukup baik.

4.       Ukuran tanda tangan
Aspek terakhir yang ingin saya angkat dalam tulisan kali ini adalah ukuran tanda tangan. Mengenai ukuran tanda tangan, saya juga menjelaskannya cukup panjang dalam buku yang saya tulis, “The Power of Signature : Mengenal dan Mengubah Diri melalui Tanda Tangan” halaman 79 – 82. Ukuran tanda tangan di sini dapat diketahui melalui 2 cara, yaitu : Pertama, diukur secara relatif dari tulisan tangannya. Kedua, diukur melalui ruang yang disediakan.
Secara umum, dilihat dari ukurannya, tanda tangan dapat dibagi menjadi 3, yaitu “tanda tangan dengan ukuran yang relatif besar”, “tanda tangan dengan ukuran relatif sedang atau normal”, dan “tanda tangan dengan ukuran yang relatif kecil”.
Tanda tangan Chandra Hamzah termasuk tanda tangan dengan ukuran yang relatif sedang atau normal. Orang dengan tanda tangan dengan ukuran yang relatif sedang atau normal merasa nyaman dan mantap ketika berada di depan publik. Bagi pemilik atau penulis tanda tangan seperti ini, tidak ada hal yang terlalu menyulitkan saat dia berhadapan dengan orang banyak. Bahkan penulis tanda tangan seperti ini merasa dirinya dengan orang lain adalah setara, tidak membeda-bedakan kelas sosial, bersifat egaliter.

                Demikianlah analisa saya terhadap tulisan dan tanda tangan Chandra Hamzah, calon ketua ILUNI UI tahun 2016 ini yang juga merupakan mantan komsioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT PLN (Persero).
                Semoga saya juga dapat memperoleh tulisan dan atau tanda tangan dari calon-calon ketua ILUNI lainnya sehingga saya dapat mengenal karakter dari calon-calon lainnya, yang jika sempat dan memungkinkan saya akan buat analisanya.
                Semoga apa yang saya sampaikan dalam tulisan ini dapat berguna bagi siapa saja, khususnya bagi kita dalam mengenal orang lain terutama dalam memilih tim dan calon pimpinan/ketua yang akan kita pilih.
                Dan dalam kaitannya dengan pemilihan ketua Ikatan Alumni Universitas Indonesia, saya berharap siapapun yang terpilih nanti, dapat merekatkan serekat mungkin antar alumni, baik antar angkatan maupun antar fakultas dan jurusan. Dan lebih dari itu, dapat membangun sinergitas yang baik sehingga dapat memajukan kita semua. Dan yang jauh lebih penting lagi, ini semua benar-benar murni untuk kemajuan dan kesuksesan bersama antar sesama alumni civitas Universitas Indonesia, bukan menjadi kendaraan politik individu dan kelompok. Amiin.
                Salam Grapho. Salam Perubahan yang Lebih Baik. Salam Sukses Bahagia.

Jakarta, Mei 2016
Max Hendrian Sahuleka
Alumni FEUI Angkatan 1996 Jurusan Manajemen
Founder Primagraphology Consulting
Penulis Buku “The Power of Signature : Mengenal dan Mengubah Diri melalui Tanda Tangan”

Foto Bareng Chandra Hamzah di Kopitiam Tan SCBD, Rabu, 11 Mei 2016 sekaligus promosi buku "The Power of Signature : Mengenal dan Mengubah Diri melalui Tanda Tangan" J 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

POSTINGAN TERBARU

ARTIKEL-ARTIKEL :

OUR SOCIAL MEDIA

OUR FANPAGE FACEBOOK

OUR TWITTER

OUR INSTAGRAM

Title 4

Isi konten 4

Title 5

Isi konten 5