KATA-KATA BIJAK DAN MOTIVASI

Jumat, 18 April 2014

ANALISA TULISAN DAN TANDA TANGAN PRABOWO SUBIANTO

Oleh :

Primasari Nafisah T. Z.
( Founder Primagraphology Consulting )


Dilihat dari tanda tangannya, Prabowo adalah orang yang sangat ambisius. Prabowo sangat berambisi menjadi terkenal atau menjadi bintang atau menjadi orang nomor satu. Hal ini terlihat dari bentuk unik tanda tangannya.

Untuk mewujudkan ambisinya tersebut, ia berusaha mendominasi atau menjadi dominan. Hal ini terlihat secara spesifik pada bentuk tanda tangannya yang berusaha memayungi semua goresan atau tarikan garisan lainnya. Namun karena yang dipayungi adalah namanya sendiri, sifat melindungi yang merupakan makna dari "memayungi" di atas lebih ke arah demi ego atau kepentingannya sendiri.

Titik yang menyertai tanda tangan, bentuk dan tarikan garis di bawah tanda tangan mencerminkan bahwa ia tidak percaya pada orang lain, sehingga akan menjadi otoriter atau melakukan apa saja dengan caranya sendiri untuk mewujudkan ambisinya tersebut. 

Dalam pengendalian emosi, Prabowo kurang mampu mengendalikan diri dengan baik, sering kali kurang mampu menempatkan diri pada tempatnya. Hal ini terlihat dari baseline atau garis dasar tulisannya, bahkan banyak baselinenya yang jatuh, dan juga dari ditemukannya beberapa huruf kapital tidak pada tempatnya. Ia juga sangat sensitif terhadap kritik yang terlihat dari bentuk huruf "d"-nya.

Prabowo termasuk orang yang pandai berdiplomatis dan pandai menyembunyikan kekurangan dirinya. Dalam bahasa yang ekstrem, kurang jujur. Hal ini terlihat dari huruf "a"-nya yang tidak konsisten, bahkan beberapa membentuk double loop, dan dilihat dari huruf "b" pada tanda tangannya.

Secara intelektual, Prabowo termasuk orang yang tinggi intelektualitasnya. Dalam bahasa lain, Prabowo adalah seorang ahli strategi. Hal ini terlihat dari bentuk titik pada huruf "i"-nya dan ditemukannya beberapa huruf dengan tarikan garis menyudut / angular. Namun di sisi lain, ia adalah seorang yang teguh pendirian bahkan cenderung keras kepala dan sulit berkompromi dengan orang lain dalam menjalankan kepemimpinannya. Ada kemungkinan besar, gaya kepemimpinan yang dijalankannya jika memegang tampuk kepemimpinanan adalah gaya otoriter atau militeristik.

Kepemimpinan militeristik tidaklah selamanya buruk sejauh visinya jelas demi kebaikan bangsa. Hanya saja terkait pandangannya ke depan, Prabowo termasuk orang yang visi atau pandangan ke depannya tidak stabil. Hal ini terlihat dari margin tulisannya. Dan ini mungkin karena karakternya sendiri bukan termasuk orang yang otonom dan independen, membutuhkan dukungan dari orang sekitarnya, sebagaimana terlihat dari tarikan garis di bawah tanda tangannya.

Analisa ini dibuat berdasarkan disiplin grafologi. Semoga cukup membantu bangsa Indonesia dalam mengenal figur calon pemimpinnya.


Salam Grapho. Salam Sukses Bahagia.



2 komentar:

  1. fuck, seharusnya grapologi, jgn dipakai di politik

    BalasHapus
  2. analisanya subyektif, bukan berdasarkan graphology.

    BalasHapus

POSTINGAN TERBARU

ARTIKEL-ARTIKEL :

OUR SOCIAL MEDIA

OUR FANPAGE FACEBOOK

OUR TWITTER

OUR INSTAGRAM

Title 4

Isi konten 4

Title 5

Isi konten 5