KATA-KATA BIJAK DAN MOTIVASI

Minggu, 02 Desember 2012

CERITA BIJAK 14 - SEIKAT KEMBANG


Seorang pria turun dari mobil mewah yang diparkir di depan kuburan umum. Pria itu menuju pos penjaga kuburan. Setelah memberi salam, pria yang ternyata sopir itu berkata, “ pak maukah anda menemui wanita yang ada di mobil tersebut? Tolonglah pak karena para dokter mengatakan sebentar lagi beliau akan meninggal! “

Penjaga kuburan itu menganggukan kepala tanda setuju dan ia segera berjalan di belakang sopir tersebut. Seorang wanita lemah dan berwajah sedih membuka pintu mobilnya dan berusaha tersenyum kepada penjaga kuburan tersebut sambil berkata, “ Saya Ny. Steven. Saya selama ini mengirim uang selama dua minggu sekali kepada Anda. Saya mengirim uang itu agar Anda dapat membeli seikat kembang dan menaruhnya di atas makam anak saya. Saya datang untuk berterima kasih atas kesediaan dan kebaikan hati Anda. Saya ingin memanfaatkan sisa hidup saya untuk berterima kasih kepada orang yang telah membantu saya. “

“ Oo, jadi nyonya yang selalu mengirim uang itu? Nyonya, sebelumnya saya minta maaf kepada Anda. Memang uang yang nyonya kirimkan itu selalu saya belikan kembang, tetapi saya tidak pernah menaruh kembang itu di pusara anak Anda. “ Jawab pria itu.

“ Apa maaf ? “ Tanya wanita itu dengan gusar.

“ Ya nyonya. Saya tidak menaruh kembang itu di sana kerena menurut saya. Orang mati tidak akan pernah melihat keindahan seikat kembang yang saya beli, saya berikan kepada mereka yang ada di rumah sakit, orang miskin yang saya jumpai, atau mereka yang sedang bersedih. Orang – orang demikian yang masih hidup, sehingga mereka dapan menikmati keindahan dan keharuman kembang – kembang itu, Nyoya. “ jawab pria itu.

Wanita itu terdiam dan segera mengisyaratkan agar sopirnya segera pergi.

Tiga bulan kemudian, seorang wanita cantik turun dari mobilnya dan berjalan dengan anggun ke arah pos penjaga kuburan.

“ Selamat pagi apakah anda masih ingat saya ? saya Ny.Steven. Saya datang untuk berterima kasih atas nasehat yang anda berikan beberapa bulan yang lalu. Anda benar bahwa memperhatikan dan membahagiakan mereka yang masih hidup jauh lebih berguna daripada meratapi mereka yang sudah meninggal… ketika saya secara langsung mengantarkan kembang – kembang itu ke rumah sakit atau panti jompo, kembang – kembang itu tidak hanya membuat mereka bahagia, tetapi saya juga turut bahagia.

Sampai saat ini dokter tidak tahu mengapa saya bisa sembuh, tetapi saya benar – benar yakin bahwa sukacita dan pengharapan adalah obat yang memulihkan saya! “
 
------------------------------------------------------------

RENUNGAN :


Jangan pernah mengasihi diri sendiri karena mengasihi diri sendiri akan membuat kita terperangkap dalam kubangan kesedihan. Ada prinsip yang mungkin kita tahu, tetapi sering kita lupakan, yaitu dengan menolong orang lain sesungguhkan kita menolong diri kita sendiri. Silahkan anda renungkan dan menilai sendiri apakah anda sudah melakukannya dalam kehidupan sehari hari untuk mengasihi sesama. 


SALAM GRAPHO. SALAM PERUBAHAN YANG LEBIH BAIK. SALAM SUKSES BAHAGIA.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

POSTINGAN TERBARU

ARTIKEL-ARTIKEL :

OUR SOCIAL MEDIA

OUR FANPAGE FACEBOOK

OUR TWITTER

OUR INSTAGRAM

Title 4

Isi konten 4

Title 5

Isi konten 5