KATA-KATA BIJAK DAN MOTIVASI

Selasa, 27 Desember 2011

WILHELM WUNDT (1832 - 1920)

Wilhelm Wundt (1832-1920) dilahirkan di Neckarau, baden, Jerman, dari keluarga intelektual. Ia menamatkan studi kesarjanaannya dan memperoleh gelar doktor di bidang kedokteran dan tertarik pada riset-riset fisiologis. Ia melakukan penelitian di bidang psikofisik bersama-sama dengan Johannes Mueller an Hermann von Helmholtz. Karya utamanya pada masa-masa ini adalah Grundzuege der Physiologischen Psychologie (Principles of physiological psychology) pada tahun 1873-1874. 

Wundt memperoleh posisi sebagai professor dan mengajar di Universitas Leipzig dimana ia mendirikan Psychological Institute. Laboratorium psikologi didirikan pada tahun 1879, menandai berdirinya psikologi sebagaisebuah disiplin ilmu ilmiah. Di awal berdirinya laboratorium ini, Wundt membiayainya darikantongnya sendiri sebagai sebuah usaha privat. Setelah tahun 1885, lab ini baru diakui olehuniversitas dan secara resmi didanai oleh universitas. Laboratorium ini berkembang dengan pesat sebelum akhirnya gedungnya hancur dalam Perang Dunia II.  

Pada awalnya, Wundt menggolongkan bahwa mind mencakup proses-proses ketidaksadaran / unconciousness (sebagai karakteristik dari soul). Metode eksperimen adalah jalan untuk membawa penelitian tentang mind dari level kesadaran (consciousness) kepada proses-proses yang tidak sadar. Dengan kata lain, metode eksperimen adalah cara untuk membawa mind kedalam batas-batas ruang lingkup natural science yang obyektif dan empiris.Dalam perkembangannya, Wundt mengakui bahwa metode eksperimental dalam psikologi fisiologisangat kuat untuk menggali elemen-elemen soul yang mendasar (misalnya persepsi, emosi,dll). Namun di atas fenomena-fenomena mendasar ini masih ada proses-proses mental yanglebih tinggi (higher mental process) yang mengintegrasikan fenomena dasar tsb. Higher mental process ini muncul dalam bentuk kreativitas mental dan menjadi kekuatan sebuah peradaban dan bersifat abadi, yaitu : bahasa, mitos, custom, budaya. Pada tahap ini Wundt membatasi fungsi soul hanya pada tahap kesadaran. Proses-proses ketidaksadaran tidak lagimenjadi fokus dari ‘study of the mind’. 

Fokus studi Wundt dapat dilihat melalui dua karya besarnya, Principles of Physiological  Psychology dan Voelkerpsychologie. 

Principles of Physiological Psychology, dalam karyanya ini Wundt memfokuskan pada hasil-hasil eksperimennya tentang ingatan, emosi, dan abnormalitas kesadaran. 

Hasil eksperimen tentang ingatan akan simple ideas menghasilkan jumlah ide sederhana yangdapat disimpan dalam ingatan manusia (mind), fakta bahwa ide yang bermakna akan lebihdiingat daripada yang muncul secara random, serta karakteristik dari kesadaran manusia yang bersifat selektif. Konsep penting yang muncul adalah apperception, suatu bentuk operasimental yang mensintesakan elemen mental menjadi satu kesatuan utuh, juga berpengaruhdalam proses mental tinggi seperti analisis dan judgement. Studi Wundt tentang emosi danfeelings menghasilkan pembagian kutub-kutub emosi ke dalam tiga dimensi :
  • Pleasant vs unpleasant
  • High vs low arousal
  • Concentrated vs relaxed attention 
Teori ini dikenal sebagai the three dimensional theory namun bersifat kontroversial. Ide tentang abnormalitas kesadaran dari Wundt dibangun melalui diskusi-diskusi dengan para psikiater terkenal masa itu, Kretschmer dan Kraepelin. Ide Wundt tentang schizoprenic adalah hilangnya kontrol appersepsi dan kontrol dalam proses atensi. Akibatnya proses berpikir hanya bersifat rangkaian asosiasi ide yang tidak terkontrol.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

POSTINGAN TERBARU

ARTIKEL-ARTIKEL :

OUR SOCIAL MEDIA

OUR FANPAGE FACEBOOK

OUR TWITTER

OUR INSTAGRAM

Title 4

Isi konten 4

Title 5

Isi konten 5