KATA-KATA BIJAK DAN MOTIVASI

Kamis, 18 Oktober 2012

W. H. Sheldon (1899 - 1977) : Tokoh Psikologi Konstitusionall

 

Kondisi Ilmiah Pada Masa W.H Sheldon


Pendapat ahli psikologi yang menyatakan bahwa bentuk jasmani (tubuh) mempunyai perngaruh penting dalam kepribadian, kurang dapat diterima di Amerika Serikat. Situasi inilah yang kemudian menggiring W.H Sheldon menjadi tertarik untuk mendalaminya. Dalam situasi ilmiah seperti ini, karya-karya W.H Sheldon menjadi karya besar yang mempunyai banyak peminat.

W.H Sheldon lahir di Warwick, Rhode Island tahun 1899. Masuk Brown University dan memperoleh gelar B.A. (1919). Gelar M.A. diperoleh dari Universitas Colorado dan Ph.D dalam psikologi dari Universitas Chicago ( 1926 ). Diangkat sebagai guru besar di Univ. Wisconsin (1926-1927) setelah menyelesaikan studi dalam bidang Kedokteran. Bekerja di R.S. Kanak2 di Chicago dan kemudian mendapat beasiswa untuk belajar psikiatri di luar negeri selama 2 tahun.

Selama dua belajar pada C.G Jung juga Kretschmer, sehingga dua tokoh psikologi inilah yang memberikan sumbangan paling banyak pada gaya pemikiran W.H Sheldon. Setelah kembali ke Amerika Serikat 1936, dia diangkat sebagai guru besar di Universitas Chicago. Tahun 1938 pindah ke Harvard sampai dengan pecah perang dunia ke 2.  Tahun 1947, Sheldon diangkat menjadi direktur lab. Konstitusi pada College of Physician and Surgeon di Universitas Columbia, menggantikan George Draper, yaitu perintis Constitutional Medicine. Karya Tahun W.H Sheldon meliputi hal-hal tentang penggambaran komponen sturktural dari tubuh manusia serta komponen pokoknya ( 1942 ) dan penggunaan penemuan itu pada bidang kejahatan / kenakalan anak-anak ( 1949 ).



Tokoh yang berpengaruh pada perkembangan teori Sheldon

  • Ernst Kretschmer born Oct. 8, 1888
  • Viola
  • Sigmund Freud was born on May 6, 1856
  • Carl Gustav Jung was born July 26, 1875
  • William James


Pokok-Pokok Pemikiran W.H Sheldon

Struktur tubuh/jasmani sangat besar pengaruhnya terhadap tingkah laku manusia. Secara metodologis, Sheldon melakukan pengukuran struktur tubuh secara objektif melalui foto-foto yang telah distandardisasinya. Pengukuran tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan biological identification tag, bahwa faktor genetis dan biologis berperan dalam perkembangan individu dan faktor-faktor itu dapat dikenali melalui sejumlah pengukuran struktur tubuh.



Kata Kunci Teori W.H Sheldon

  • Somatotipe adalah usaha untuk mengukur morphogenotipe melalui pengukuran phenotipe.
  • Morphogenotipe adalah perkembangan bentuk dan struktur dari organisma
  • Phenotipe adalah karakteristik yang nampak


Konsep pengukuran jasmani model W.H Sheldon

Somatotipe performance test, yaitu menentukan morphogenotipe melalui pengukuran phenotipe dengan cara membuat foto-foto tubuh manusia dari muka dan samping sehingga didapatkan variabel2 yang merupakan dasar dari variasi jasmani. Ditemukan 3 komponen / dimensi jasmani :

  • Endomorphy
  • Mesomorphy
  • Ectomorphy
Istilah diatas dihubungkan dengan 3 lapisan pada pembentukan foetus manusia yaitu endoderm, mesoderm, ectoderm. Dominasi dari alat2 yang berasal dari lapisan tertentu akan menentukan dominasi dari komponen2 tertentu. Menurut Sheldon ada 3 tipe pokok keadaan jasmani :

  1. Tipe Endomorph Komponen endomorphy dominan dibandingkan 2 komponen yang lain. Ciri-ciri : Alat-alat atau organ-organ internal dan seluruh sistem digestif yang berasal dari endoderm sangat berperan. Secara fisik tampak : lembut, gemuk
  2. Tipe Mesomorph Komponen mesomorphy dominan dibandingkan komponen lain. Ciri-ciri : Bagian tubuh yang berasal dari mesoderm lebih berkembang. ( Otot, pembuluh darah, Jantung ). Secara fisik tampak : kokoh, keras, otot menonjol, tahan sakit, banyak ditemukan olahragawan, tentara.
  3. Tipe Ectomorph Komponen Ectomorphy dominan  Ciri-ciri : Organ2 ectoderm lebih berkembang seperti kulit dan sistem syaraf. Secara fisik terlihat : jangkung, dada kecil dan pipih, lemah, otot tidak terlihat. 


Analisa Tingkah Laku atau Kepribadian


Dimensi Temperamen  

1. Viscerotonia
Sifatnya berhubungan dengan fungsi dan anatomi alat-alat visceral / digestif. Alat pencernaan tipe ini relatif besar dan panjang, hati besar. Sifat temperament : Santai, suka hiburan, gemar makan, butuh afeksi, tidur nyenyak, bila menghadapi kesulitan membutuhkan orang lain.

2. Somatotonia
Sifat-sifat yang dicangkupnya berhubungan dengan dominasi dan anatomi struktur somatis. Tipe ini suka akan ekspresi muskular. Ciri-cirinya : Sikapnya gagah, energetik, kebutuhan bergerak besar, suka berterus terang, suara lantang, bila menghadapi kesulitan butuh melakukan gerakan-gerakan.

3. Cerebrotonia
Sheldon masih ragu dengan istilah ini, tapi dasar pemikirannya adalah aktifitas pokok yaitu perhatian dengan kesadaran dan inhibisa terhadap gerakan jasmani. Ciri-cirinya : Ragu-ragu, kurang berani bergaul dengan banyak orang, terhambat dalam berbicara di depan orang banyak, tanggap, hidup teratur, sukar tidur, bila menghadapi kesulitan butuh mengasingkan diri.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

POSTINGAN TERBARU

ARTIKEL-ARTIKEL :

OUR SOCIAL MEDIA

OUR FANPAGE FACEBOOK

OUR TWITTER

OUR INSTAGRAM

Title 4

Isi konten 4

Title 5

Isi konten 5