KATA-KATA BIJAK DAN MOTIVASI

Jumat, 23 Desember 2011

THE FEMALE BRAIN - Mengungkap Misteri Otak Perempuan (Hasil Penelitian 20 Tahun)



Jika hanya dilihat dari judulnya saja, Female Brain, Anda mungkin akan berpikir bahwa buku ini telah dirancang dan dikhususkan untuk kalangan perempuan saja. Namun, coba Anda lihat dulu bagaimana buku ini dibungkus dengan kemasan yang amat rapih. Cover yang didominasi ekspresi perempuan. Nama penulis, Louann Brizendine, serta sebuah tulisan atas dedikasi si penulis, “Hasil penelitian 20 tahun… Temuan terbaru.” Lalu di bawah judul buku Female Brain terdapat tagline berbunyi “Mengungkap Misteri Otak Perempuan.” Sudah terbayang bagaimana tampilan luar yang membungkus buku ini? saya berai bertaruh, Anda, para lelaki, pasti tergiur untuk memilikinya.

Apakah buku ini ditujukan khusus untuk perempuan? Saya berani bertaruh untuk mengatkan tidak. Buku ini sangat menarik, meski tercium “aroma wanita,” namun bukan berarti buku ini ditujukan untuk perempuan. Salah besar jika Anda menilai seperti itu.

Dimulai dengan halaman pertama, Anda akan bertemu dengan sebuah ilustrasi tentang anak perempuan kecil bernama Leila. Sepotong kisah menarik tentang bagaimana kerja otak anak perempuan yang memang sudah didesain untuk selalu menjaga dan merawat. Sebuah truck mainan yang diberikan kepadanya digendongnya seolah truck itu adalah bati kecil yang membutuhkan perlindungan.

Kemudian, ada juga Sheila, kakak perempuan dari Lisa yang lahir pada saat ibu dan ayah mereka bercerai. Memori Sheila tentang ekspresi wajah sang ibu begitu kuat, dia sudah tahu bagaimana ibunya sedih, gembira, suka, dan duka meskipun ia masih tergolong balita. Kehadiran ayah tirinya yang tidak lagi setia sudah bisa terbaca oleh Lisa melalui kemuraman ekspresi di wajah ibunya. Hal ini tidak terjadi pada Lisa, karena dia tidak pernah tahu bagaimana ekspresi sang ibu dalam berbagai hal.

Dan masih banyak kisah lain tentang rahasia perempuan, baik secara psikologi maupun kesehatan yang diungkap. Membacanya, sama halnya dengan menambah rasa hormat Anda—jika Anda seorang lelaki—terhadap wanita, dan rasa kagum Anda—jika Anda perempuan—terhadap kemampuan diri Anda yang luar biasa.

Satu hal yang sering diungkap dalam buku ini: otak manusia dalam merespons cinta itu tidak pernah berubah, bahkan dari zaman batu sekalipun. Ketika lelaki berburu hewan untuk dijadikan santapan dan perempuan menjaga anak-anaknya serta api yang menyala, respons cinta itu tetap sama. Sulit dimengerti. Namun, kesetiaan perempuan yang sudah mencintai Anda, jangan samakan dengan kesetiaan Anda untuk mencintainya.

Apakah Anda masih menganggap buku ini diperuntukkan untuk perempuan? Jika Anda seorang lelaki yang ingin menghargai perasaan perempuan, saya rasa buku ini layak untuk dibaca.

“…Anda akan banyak mendapati kejutan-kejutan, karena banya temuan Dr. Brizendine yang berbeda dari apa yang kita ketahui, percaya, atau yakini selama ini.”—Sarlito Wirawan Sarwono, Guru Besar Psikologi, UI.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

POSTINGAN TERBARU

ARTIKEL-ARTIKEL :

OUR SOCIAL MEDIA

OUR FANPAGE FACEBOOK

OUR TWITTER

OUR INSTAGRAM

Title 4

Isi konten 4

Title 5

Isi konten 5